RSS

Category Archives: Analisis Perancangan Jaringan Komputer

Syarat komputer yang saling terhubung adalah komputer tersebut harus berada pada:
1. Net id yang sama
2. host id tidak boleh sama
3. network yang sama
4. IP broadcast-nya sama

Merancang jaringan 4 lantai per 30 komputer seperti berikut:

 

 

 

 

 

Rancangan Jaringan 3 Lantai 2 Gedung

 

Pertemuan 29 April 2011

Internet merupakan jaringan komputer yang saling terkoneksi. Oleh karenanya supaya komputer bisa terhubung kedalam internet maka harus dilengkapi persyaratan sebagai berikut:

1. Dukungan hardware
2. Dukungan software
3. Daftar kesalah satu penyedia jasa internet (ISP)

Terdapat juga beberapa syarat komputer dengan komputer yang saling terhubung adalah sebagai berikut, komputer tersebut harus berada pada:
1. Net id yang sama
2. host id tidak boleh sama
3. network yang sama
4. IP broadcast-nya sama

 

Pertemuan tgl 8 April 2011

Pengertian Struktur Kabel

• Adalah sebuah sistem struktur yang bekerja berdasarkan prinsip gaya tarik, terdiri atas kabel baja, sendi, batang, dsb yang menyanggah sebuah penutup yang menjamin tertutupnya sebuah bangunan. (Makowski, 1988)
• Struktur kabel dan jaringan dapat juga dinamakan struktur tarik dan tekan, karena pada kabel-kabel hanya dilimpahkan gaya-gaya tarik, sedangkan kepada tiang-tiang pendukungnya hanya dilimpahkan gaya tekan. (Sutrisno, 1983)

Prinsip konstruksi kabel sudah dikenal sejak zaman dahulu pada jembatan gantung, di mana gaya-gaya tarik digunakan tali. Contoh lainnya adalah tenda-tenda yang dipakai para musafir yang menempuh perjalanan jarak jauh lewat padang pasir.
Setelah orang mengenal baja, maka baja digunakan sebagai gantungan pada jembatan. Pada taraf permulaan baja itu dapat berkarat. Pada zaman setengah abad sebelum sekarang, ditemukanlah baja dengan tegangan tinggi yang tahan terhadap karat.
Pada jembatan gantung, kabel-kabel letak dalam bidang datar (dua dimensi), sedangkan pada struktur kabel dan jaringan rangkaian kabel yang berjumlah banyak, disusun ortogonal dalam bidang lengkung, masing-masing kearah yang berkebalikan untuk kepentingan bersama, sehingga menghasilkan sistem yang stabil dalam tiga dimensi.
Pemakaian struktur tersebut berkembang menjadi struktur atap gantung ruang, memakai bahan yang ringan, kuat dan tahan cuaca, di antaranya adalah fiberglass dan acrylic yang dipasang di antara jala-jala dari kabel baja mutu tinggi. Jaringan laba-laba adalah suatu contoh di alam yang merupakan jaringan dalam bidang (dua dimensi) dan mempunyai perubahan bentuk (deformasi) yang elastis.
Pada zaman sekarang sesuai dengan pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan, struktur kabel juga berkembang. Pemakaian struktur tersebut tidak terbatas pada bangunan untuk pameran atau pertunjukan, tetapi telah digunakan untuk stadion dengan bentangan ruang yang besar.

Sejarah Struktur Kabel
A. Sejarah Perkembangan Struktur Kabel
Asal mula struktur kabel
Struktur kabel merupakan salah satu struktur tradisional yang awalnya berupa jembatan dan tenda. Jembatan dengan sistem kabel tarik awalnya diterapkan pada daerah pegunungan seperti Himalaya atau di daerah hutan hujan seperti Peru. Kemudian berkembang hingga Eropa
yang diprakarsai oleh Faustus Verantinus pada tahun 1616 yang menggunakan rantai sebagai pengganti kabel yang dingkurkan pada menara. Pada saat itu hingga menjelang abad ke-20, kabel hanya menjadi sistem yang membantu perkuatan karena belum dapat mengatasi factor beban angin.
Bentuk tenda sering digunakan oleh suku nomaden di Eropa Utara, Asia dan Timur Tengah. Tenda-tenda tersebut dapat dikelompokkan atas tiga jenis, yaitu :
1. Bentuk kerucut dengan penutup dari kulit
Merupakan bentuk yang paling sederhana dengan satu atau lebih tiang utama di dalam dan beberapa tiang pembentuk yang menyatu di puncak tiang utama

2. Bentuk silinder dengan atap perpaduan bentuk kubah dan kerucut
Dinding silinder dibentuk dengan batang-batang yang saling menyilang dengan batang pembentuk atap menyatu ditengah dan diperkuat dengan cincin

3. Bentuk black tent
Bentuk ini hanya menggunakan kabel tarik yang ditutupi terpal tanpa batang pengaku. Fungsi utamanya adalah sebagai perlindungan terhadap matahari dan temperature yang rendah pada malam hari.

C. Struktur kabel pada abad ke 19
Prinsip struktur kabel mengadaptasi bentuk tenda dan jembatan, hanya saja diterapkan pada bentang yang lebih luas. Dipicu oleh revolusi industri dimana terjadi pertambahan penduduk yang cepat dan pertumbuhan di bidang industri, mengakibatkan munculnya kebutuhan akan bangunan dengan bentang lebar untuk pabrik, stasiun kereta api dan fasilitas umum lainnya. Sistem struktur yang sering digunakan adalah struktur rangka sedangkan struktur kabel jarang digunakan. Namun terdapat beberapa contoh yang dapat diklasifikasikan menjadi :
• Perpaduan struktur kabel dengan elemen jembatan
Bangunan pertama adalah sebuah pabrik di pelabuhan Perancis yang dibangun tahun 1839. Terdiri atas dua gedung memanjang dengan ruang diantaranya sepanjang 40 m yang tertutup atap tanpa dinding. Atap didikat oleh sistem kabel catenary yang diangkurkan pada tower bangunan.

• Atap dengan rantai dan kabel tarik
Jaringan rantai besi atau kabel digunakan sebagai penutup atap, sebagai alternatif atap yang tahan api.
• Jaringan kabel dua arah pada lantai
Jaringan kabel dan batang besi digabung membentuk suatu plat lantai yang pre-tension
• Masted Structure
Diilhami oleh tuntutan bangunan berbentang lebar yang ringan, biaya rendah dan konstruksi yang tahan api, maka digunakan prinsip jembatan dengan mengikat rantai atau kabel (sebagai rangka atap) pada kolom yang diteruskan ke atas

Read the rest of this entry »

 

Pertemuan Tgl 1 April 2011

Seperti halnya OS yang bertugas mengendalikan kerja komputer. NOS adalah perangkat lunak yang memungkinkan beberapa komputer untuk berkomunikasi, berbagi file dan perangkat keras dengan satu sama lain. Some examples of network operating systems include Novell NetWare , Microsoft Windows NT, Microsoft Windows 2000, Microsoft Windows XP, Sun Solaris, Linux, etc… Beberapa contoh dari sistem operasi jaringan termasuk Novell NetWare , Microsoft Windows NT, Microsoft Windows 2000, Microsoft Windows XP, Sun Solaris, Linux, dl.l.

NOS bertugas mengontrol dan mengendalikan jaringan. Biasanya NOS diinstal pada komputer server, tetapi adakalanya juga diinstal pada komputer client. Jika komputer kita nyalakan, OS masuk kedalam komputer dan menyalakannya, baru kemudian NOS masuk. Sejumlah OS seperti Windows NT sudah termasuk NOS dan memang dirancang untuk keperluan network, sehingga tidak perlu menginstal NOS lagi.
Ciri dari NOS biasanya memiliki feature-feature antara lain:

  • Tampilan pengendali yang menarik dan mudah dengan GUI.
  • Memiliki metoda penyimpanan data jaringan yang baik.
  • Keamanan yang tinggi.
  • Fasilitas pengiriman data ke printer atau komputer lain.
  • Pemusatan penyimpanan data jaringan.
  • Log-on jarak jauh oleh pemakai melalui modem.
  • Dapat menggunakan workstation tanpa hard disk atau disket.

Beberapa tugas umum NOS adalah:

  • Administrasi: yaitu menambah, mengurangi dan mengelola user serta menyiapkan backup data.
  • Manajemen file: mengalokasikan dan mentransfer file kepada client yang membutuhkan.
  • Manajemen printer: mengatur prioritas pencetakan melalui sistem antrian.
  • Keamanan: memonitor dan, jika perlu, membatasi akses ke pusat network.

Untuk NOS sejak dulu telah ada beberapa diantaranya:

NOS OS yang dibutuhkan Jenis LAN
Novell NetWare DOS Client/server
Artisoft LANtastic DOS Peer-to-peer
Microsoft Windows for Workgroups, Windows 95, Windows 98 Windows Peer-to-peer
Microsoft Windows NT Windows NT Client/server
Banyan Vines UNIX Client/server
Microsoft OS/2 LAN Manager OS/2 Client/server
 

Pertemuan tgl 25 Maret 2011

Power Patch Panel
Cisco panel daya inline patch bisa digunakan di mana switch Ethernet tidak mendukung kekuasaan atas Ethernet dan penyuntik kekuasaan bukan pilihan. Patch panel tidak ada switching. Ini kekuatan perangkat melalui kabel 5 Cat yang maksimum adalah 300 meter di rate watt per port tertentu. Patch panel menghubungkan titik akses ke saklar kabel dengan kabel patch.
Desain Jaringan Nirkabel Cisco Panduan tersedia di amazon.com dan eBookmall.com
Shaun Hummel adalah seorang penulis buku berbagai teknis dan memiliki situs web terfokus pada pekerjaan pencarian solusi teknologi informasi dan sertifikasi.

Maka Patch cable adalah segmen kabel UTP yang dipakai untuk menghubungkan kartu interface jaringan ke wall jack atau untuk menghubungkan bagian-2 lain dari instalasi kabel jaringan ini.Patch panel merupakan panel penghubung yang menyediakan multi port yang menyalurkan kabel-2 ke piranti-2 atau hardware penghubung lainnya seperti switch.

 

Catatan Pertemuan ke 4. tgl 18 Maret 2011

Macam – Macam Kabel Jaringan (LAN)

Kabel Local Area Network

Pertama kali LAN menggunakan kabel “coaxial”. Kemudian, kabel “twisted pair” yang digunakan dalam sistem telepon telah mampu membawa frekuensi yang lebih tinggi dan dapat mendukung trafik LAN. Dan saat ini, kabel fiber optik telah tampil sebagai pilhan kabel berkecepatan sangat tinggi. Kabel yang biasa digunakan dalam jaringan ada 3 jenis, yaitu:

  • Coaxial
  • Unshielded Twisted Pair (UTP) dan Shielded Twisted Pair (STP)
  • Fiber Optik

1. Coaxial Kabel ini sering digunakan untuk antena televisi dan transmisi telepon jarak jauh. Konektornya adalah BNC (British Naval Connector). Kabel ini terbagi menjadi 2, yaitu: – coaxial baseband (kabel 50 ohm) –digunakan untuk transmisi digital. – coaxial broadband (kabel 75 ohm) –digunakan untuk transmisi analog. Tipe kabel coaxial juga dibagi 2, yaitu: – thin (thinnet) –lebih fleksibel, lebih gampang digunakan, dan lebih murah daripada kabel thick. – Thick (thicknet) –lebih tebal, susah dibengkokkan, jangkauannya labih jauh daripada thin, dan harganya lebih mahal daripada thin. Kelebihan: – hampir tidak terpengaruh noise – harga relatif murah Kelemahan: – penggunaannya mudah dibajak – thick coaxial sulit untuk dipasang pada beberapa jenis ruang

Kabel Coaxial

coax1.gif

2. Twisted Pair Kabel ini sering digunakan pada kabel telepon. Pada komputer konektornya adalah RJ-45. Kabel ini terbagi menjadi 2, yaitu: 1. STP (Shielded Twisted Pair) –di dalamnya ada satu lapisan pelindung kabel internal yang fungsinya melindungi data dari gangguan pada saat ditransmisikan. 2. UTP (Unshielded Twisted Pair) –tidak memiliki lapisan pelindung. Kelebihan: – harga relatif paling murah di antara kabel jaringan lainnya – mudah dalam membangun instalasi Kelemahan: – jarak jangkau hanya 100 m dan kecepatan transmisi relatif terbatas (1 Gbps) – mudah terpengaruh noise (gangguan.

“Unshielded Twisted Pair”

UTP.gif

“Shielded Twisted Pair”
STP.gif

3. Fiber Optic (Serat Optik) Ukuran kabel ini kecil dan terbuat dari serat optik. Kabel ini dibagi menjadi 2, yaitu: 1. multi mode –penjalaran cahaya dari satu ujung ke ujung lainnya pada kabel jenis ini dapat melalui beberapa lintasan cahaya karena diameter intinya (core) cukup besar (50 mm). 2. single mode –diameter intinya hanya 3-10 mm sehingga penjalaran cahaya hanya dapat melalui satu lintasan. Kelebihan: – ukuran kecil dan ringan – sulit dipengaruhi interferensi/ gangguan – redaman transmisinya kecil – bidang frekuensinya lebar Kelemahan: – instalasinya cukup sulit – tidak fleksibel – harga relatif mahal.

Kabel Fiber Optik

FO.gif